,


    Agenda Merpati Putih Bulan Oktober 2017


    1. Ujian Kenaikan Tingkat Nasional (UKTNAS) Merpati Putih
    • Hari/Tanggal : Kamis, 12 Oktober 2017 Sasono Hinggil Dwi Abad alun-alun Selatan YK 
        • Jum'at, 13 Oktober 2017 Parangkusumo Bantul Yogyakarta

      2. Tradisi Merpati Putih 2017
      • Hari/Tanggal : Sabtu-Minggu, 14-15 Oktober 2017 Parangkusumo Bantul Yogyakarta 

      ,




      Salah satu senior dan sesepuh Merpati Putih di Jogjakarta adalah pak Barjo yang nama lengkapnya YB. Subardjo. Beliau menyandang tingkat kesegaran. Beliau masuk Merpati Putih pada tahun 1971 sampai sekarang dan beliau masih aktif dalam kegiatan-kegiatan Merpati Putih cabang di lingkungan Pengda Daerah Istimewa Yogyakarta, juga dalam kegiatan-kegiatan yang bersifat nasional seperti UKTNAS maupun Tradisi Merpati Putih.

      Foto disamping Pak Barjo bersama kedua orang pewaris Merpati Putih Mas Amos dan Mas Hemi [Foto by Mas Hemi/Facebook]

      Dalam setiap kesempatan pak Barjo masih sering olah raga jalan di sekitar rumah beliau perumahan SD Kanisius di jl. Hos Cokroami noto bahkan kadang-kadang sampai agak jauh sampai ke gelanggang UGM ketika ada kegiatan Merpati Putih di sana.

      Salah satu aplikasi dari olah nafas Merpati Putih adalah Getaran Merpati Putih yang juga di ujikan pada waktu Kenaikan Tingkat PPS Betako Merpati Putih Nasional yang diselenggarakan setiap tahun di Jogjakarta sebagai pusat keilmuan Merpati Putih. 

       Dalam Video tersebut Mas Didik bukan sebagai Peserta tetapi sebagai Penguji UKTNAS Tahun 2015 tersebut yang diselenggarakan di Sasono Hinggil Dwi Abad Alun-Alun Selatan Yogyakarta 5-6 November 2015 di hadapan Turis/wisatawan manca negara yang tertarik dengan kegiatan UKTNAS tersebut. 

       Mas Didik adalah salah satu senior dari Merpati Putih Pengda DIY dan bekerja sebagai salah satu staff Security di Hotel Melia Purosani Jogjakarta.Beberapa kali menjadi duta IPSI maupun Duta Hotel Melia Purosani untuk acara-acara yang berhubungan dengan Pencak silat di Luar negeri.

      Di Merpati Putih belajar Getaran Tutup Mata dengan proses latihan yang membutuhkan ketekunan dan keseriusan yang extra murni hasil dari latihan olah nafas Merpati Putih, tanpa menggunakan dupa, mantra, isian , magic dan sebagainya, mengolah kepekaan tubuh dalam merespon benda-benda di sekitarnya.

      Untuk itu di akhir sesi turis tersebut di minta untuk membuka tutup mata mas Didik yang didalamnya masih tertempel plester di mata mas Didik sehingga bukan rekayasa atau penipuan, betul-betul dari keilmuan Merpati Putih.


      CERAMAH KEBUGARAN MERPATI PUTIH
      Dalam rangka HUT Paguyuban AAL-10
      14 Mei 2016

      Terima kasih kepada bapak Tanto Koeswanto, yang sekaligus sebagai Pembina Kebugaran Merpati Putih kelompok latihan purnawirawan AAL-10, atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya pada acara yang berbahagia ini.

      Terima kasih juga kami sampaikan kepada panitia dan bapak ibu yang hadir pada kesempatan yang baik ini.

      Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.
      “Robbisrohli sodri wayasirli amri wahlul ‘uqdatan millisani yafqohu qouli”
      Kalimat yang bapak ibu dengar barusan adalah sebuah doa dari Al Quran, yang dipanjatkan oleh Nabi Musa. Doa ini sesungguhnya melandasi prinsip penyampaian informasi melalui komunikasi. Sebab dalam sebuah komunikasi ada banyak sekali penghalang, ada banyak sekali kekakuan pada lisan. Dan salah satu hambatan terbesar dari kekakuan lisan adalah pada aspek psikologis. Kita bisa lihat, ketika seseorang datang dari dunia yang berbeda, filosofi yang berbeda, ideologi yang berbeda, konsep dan ide yang berbeda, maka kecenderungan hambatan komunikasi itu ada disana. Oleh sebab itu saya berdoa kepada Allah, agar Allah berkenan melenyapkan hambatan komunikasi saat menyampaikan ceramah ini.
      Topik yang akan saya bawakan adalah mengenai Bagaimana Latihan Kebugaran Merpati Putih Berpengaruh Pada Aspek Kesehatan Diri Secara Holistik.

      Sepanjang peradaban dunia, manusia selalu berusaha untuk terus menerus meningkatkan kualitas kehidupannya dari waktu ke waktu. Berbagai pendekatan dilakukan agar kualitas hidup manusia senantiasa meningkat. Kualitas hidup yang dimaksud adalah Kesehatan. Dunia Timur dan Barat memiliki tujuan yang sama meski dengan pendekatan yang berbeda untuk mewujudkan ini. Teknologi Barat yang modern atau teknologi Timur yang tradisional pada hakekatnya saling melengkapi dan saling menguatkan. Tujuannya jelas, menjadikan manusia lebih berumur panjang.

      Salah satu Cabang Merpati Putih khusus di luar negeri adalah di Jepang yang di kembangkan di sana oleh Mas Ipung (Yuli Purwanto), yang pada awalnya di tugaskan oleh IPSI bersama Bapak Soesilo Soedarmadji dari perguruan Perisai Diri dan Bapak Djaja dari Panglipur untuk menyebarkan seni bela diri tradisional Indonesia Pencak Silat di Jepang. 

      Tak disangka, “Mereka welcome,” kata Mas Ipung. Mereka tertarik justru karena gerakan silat yang lentur sekaligus kaya tipuan dan kuncian. Ini berbeda dengan bela diri Jepang, yang berkarakter kaku-keras. Melihat perkembangan menarik itu, televisi lokal, yakni NHK dan Fuji TV, kerap menayangkan olahraga silat.

      Dan Akhirnya pada saat ini Mas Ipung dengan di bantu teman-teman pelatih Merpati Putih yang lain dengan khusus mengembangkan Merpati Putih dengan membuka tempat latihan di Jepang

      Profil Pelatih Merpati Putih Japan

      Tradisi PPS Betako Merpati Putih Tahun 2015 telah terselenggara dengan baik pada hari Sabtu-Minggu 7-8 Nopember 2015 bertempat di Sekitar Padepokan Merpati Putih di Parangkusumo Bantul Yogyakarta dengan di hadiri sekitar 1000 orang lebih peserta tradisi yang berasal dari perwakilan cabang-cabang baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Acara berlangsung dengan baik dan lancar dengan mengambil tema "Kembali ke Hakekat" 

      Foto Gallery kegiatan Tradisi 2015 dapat dilihat sebagai berikut :

      Ujian Kenaikan Tingkat PPS Betako Merpati Putih telah terselenggara dengan baik pada hari kamis - jum'at tanggal 5-6 November 2015 berlangsung di Sasono Hinggil Dwi abad Alun-alun selatan Yogyakarta, untuk ujian tulis, ujian tata gerak, getaran dan fight kemudian dilanjutkan lari dari Sasono Hinggil Dwi Abad ke Padepokan Merpati Putih di Parangkusumo Bantul Yogyakarta untuk melakukan Ujian Stamina dan tenaga. Diikuti oleh 104 peserta dari tingkat kombinasi II - Khusus III. 

      Foto-Foto dokumentasi kegiatan tersebut dapat dikmat via fanpage silatmerpatih.org atau bisa juga melalui website ini. Masih banyak foto-foto UKTNAs 2015 yang di upload via facebook oleh anggota merpati putih yang lain. 



    Top